mengikuti trend gaya hidup ibukota jakarta yang sedang marak belakangan ini, disinyalir di rumah eyang pun ikut berperan aktif dalam mensukseskan "gerakan banjir sejabodetabek".
hari jumat s.d. selasa lalu (2 - 6 feb) eyang panik.com karna air sudah mengetuk pintu depan dan tanpa idzin penghuni masuk ke dalam rumah setinggi 30 cm (selutut, red) plus plus mati lampu sejak petang harinya, dengan serta merta eyang meng-sms para anak2nya untuk kumpul dan rapat pleno :) hi hi secara ada dua ekor anaknya yang baik hati dan suka menabung berdomisili di jakarta yang diharap bisa langsing ehh langsung meluncur ke TKP dengan membawa ransum sekedarnya, maklum lilin di rumah eyang tinggal 4 batang dan sebuah senter, dan tentunya diharapkan tenaganya untuk ngangkutin barang ke lantai atas dan ngeganjel mobil pake balok supaya bisa nangkring agak tinggi.
sebagai anak yang paling imoet (sayah, red) gubraks ... langsung meluncur dengan mobil pinjeman dari tetangga tentunya (daihatsu taft) yang siap menerabas banjir dengan membawa aqua galon, mie instan dan minus lilin (karna lilin di jakarta mendadak hilang dari pasaran) plus makanan ringan yang ga penting macam keripik singkong.
ternyata gerakan sayah pun diikuti oleh mbakyu dhani (anaknya eyang yang kurang imoet dibanding sayah hi hi) dengan meminjam mobil kantornya (land rover long chasis) dengan 2 jerigen cadangan karna niy mobil perang emang mbikin kere dengan konsumsi BBM 1 : 4 (1 ltr = 4 rumah hi hi). tapi mbakyuku ini lebih beruntung karna berhasil mendapatkan lilin lampu yang dibeli di daerah BSD, dan membawa makanan yang lebih kreatif (rendang & perkedel siap santap).
nah inilah kenangan 2007 yang berhasil diabadikan dengan kamera hape berpiksel rendah dan kualitas fotographer amatiran :)
hari jumat s.d. selasa lalu (2 - 6 feb) eyang panik.com karna air sudah mengetuk pintu depan dan tanpa idzin penghuni masuk ke dalam rumah setinggi 30 cm (selutut, red) plus plus mati lampu sejak petang harinya, dengan serta merta eyang meng-sms para anak2nya untuk kumpul dan rapat pleno :) hi hi secara ada dua ekor anaknya yang baik hati dan suka menabung berdomisili di jakarta yang diharap bisa langsing ehh langsung meluncur ke TKP dengan membawa ransum sekedarnya, maklum lilin di rumah eyang tinggal 4 batang dan sebuah senter, dan tentunya diharapkan tenaganya untuk ngangkutin barang ke lantai atas dan ngeganjel mobil pake balok supaya bisa nangkring agak tinggi.
sebagai anak yang paling imoet (sayah, red) gubraks ... langsung meluncur dengan mobil pinjeman dari tetangga tentunya (daihatsu taft) yang siap menerabas banjir dengan membawa aqua galon, mie instan dan minus lilin (karna lilin di jakarta mendadak hilang dari pasaran) plus makanan ringan yang ga penting macam keripik singkong.
ternyata gerakan sayah pun diikuti oleh mbakyu dhani (anaknya eyang yang kurang imoet dibanding sayah hi hi) dengan meminjam mobil kantornya (land rover long chasis) dengan 2 jerigen cadangan karna niy mobil perang emang mbikin kere dengan konsumsi BBM 1 : 4 (1 ltr = 4 rumah hi hi). tapi mbakyuku ini lebih beruntung karna berhasil mendapatkan lilin lampu yang dibeli di daerah BSD, dan membawa makanan yang lebih kreatif (rendang & perkedel siap santap).
nah inilah kenangan 2007 yang berhasil diabadikan dengan kamera hape berpiksel rendah dan kualitas fotographer amatiran :)

